sayangnya senduku berkelana
sendirian melayari kepedihan,
sebaknya menghitung duka,,,
yang tak terungkapkan,,,,,,,,,
nak ku bicara kan apa lagi,,,,
nak ku kabarkan apa lagi,,,,,,,,,,,
tak ada gunanya menunjuk,,,
segala nestapa,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
untuk apa dan pada siapa,,,,,,,,,
diriku tak pernah dihargai
di perdulikan
apa lagi nak berbicara dengan ku,,
siapa lah aku dimatamu,,,,,,,,,,,,,
tiada harga nya aku dimatamu,,,
tak ada apa
yang hendak dirajukkan
kamu tak ingin pun
mahu mengambil tahu
datang mu menjual ceritamu
datang mu mengungkap
nestapamu
datangmu jua
sekadar meluahkan saja
segala kesumat dahulu,,,,
aku cuma tempias
untuk kamu hempaskan
segala yg terpendam
cuma itu
aku saja yg tersalah terima
akbatnya
aku yg merasa sakitnya,
padahnya aku
menerimamu,,
aku kamu persenda,,,
murahnya aku dimatamu
iklas kah kamu
memohon maaf dariku
sekadar melepaskan lelah saja,,
kali ini kamu pergi
tinggalkan aku disini
pergilah kamu
jangan cariku lagi
kerana kan kutup pintu2 ku
dari menerima mu kembali,,,
jangan kamu sesali nanti
jika aku dah tak sudi,,
No comments:
Post a Comment