Friday, 30 November 2012

KU KESEPIAN


tika singgah di sini
singgahsana alam
terasa terasing
sepi menguliti diri
miski di sekelilingiku riuh rendah
tapi jauh disudut hati ku
kesepian menjerat perasaan
terasa kosong kehilangan
bila terkenang kan diri
jauh ditinggalkan
menanti dan mengharap
pada sesuatu yang tidak pernah pasti
mata hati sering mencari
mengharap 
saat itu menjengah diri
dan dikala kesendirian ini
hati ini hancur berkeping-keping

Wednesday, 21 November 2012

Sejauh Menggapai Bintang


kenapa harus aku di sini
menggedikan diri
bak hidung tak mancung
pipi pula tersorong-sorong
sakit nye rasa di hatiku
stupid!!!!
terhegeh-hegeh saja
barangkali aku perlu beli cermin besar
letak je di dinding
suluh diriku sendiri
meski hatiku tengah geram
untuk apa ye 
tak guna satu sen pun
entah ini permulaan atau pengakhiran nya
aku perhambakan diri
untuk diperbodoh-bodohkan
masih lagi dungu
arghhhhh
menyesalnye aku saat ini,,,
bagaimana boleh aku gapai bintang
nun dilangit sana,,
jauh panggang dari bara
bangun je lah
dari lenaku yang panjang
bermimpi yang bukan-bukan
sungguh aku sesal kini
sesalnye aku,,,,
bukan salah siapa-siapa
salah nye aku
ikut kata hati,,,

Tuesday, 20 November 2012

dan tumpah lagi tanpa henti


tinta dari hati ku
bernarian kembali
setelah tadi terhenti
tiada dijangkakan saat ini
akan terurai lagi rantaian 
dari sentuhan qalbuku
sang kesenduan masih tersirna kembali
bila terasa tidak di hargai
dek orang sekeliling
kerana tiada sesiapa untuk disandarkan
ilusi
lalu terhentinya ratapan qalbu
hanya lah di sudut gobok ilusi ini
tempatnya bersantaian
mencari sisa-sisa damai yang ada
dan mungkin disini
kan bisa bertoleransi 
putusan ini
yang merodak bagai rajuk yang terakhir
berbagai kemungkinan
sedang berolak alik
untuk aku berpergian dari kamu
jika nanti aku sudah pergi
aku mahu
tidak menoleh lagi
kembali kepangkuan kamu
akan nanti tiada lagi sesalan
tiada lagi rayuan
atau kehampaan
mencalari sekadar hidup kamu
mungkin kelelahan aku
sudah berarak menjangkaui segalanya
menanggung kesakitan yang sesekian kalinya
oleh
dan datangnya dari kamu
yang sering melukai hatiku
tanpa henti pula
airmata ku tumpah lagi tanpa henti

ber cacamarba je,,


kiranya dapat aku luahkan
akan aku hebah kan 
di setiap ruang alam
tentang apa yang aku rasakan kini
segalanya bercacamarba saja
perasaanku tak berkaruan
pada siapa mahu aku luahkan
siaplah yang mengerti
segala yang tersirat di saat ini
bagai hancur dan luluh
ku pandang itu sedih
kupandang ini bernada pilu
walau kisah2 itu bukan aku
tapi aku juga berlingkaran berbagai rasa
dan dalam berbauran rasa itu
ada jugak bersambung kisahku
berserabut di himpit berbagai benua
memang terhimpit bagai berbencana
dan bila semuanya beradukan
titisan airmataku
menggantikan hujan dimusim hujan
tanpa hentinya membasahi
dan disinilah aku hentikan
seketika
samada mahu mengesat atau membiarkan
airmataku terus menghujani
dan saat ini
hati ku yang sudah luluh
tak tahu mengimbangi lagi
perasaan hatiku
mahu kemanakah arahnya
kepergian di esok hari
samada mahu pergi saja
dari salah satu jalan2 ku
yang tersesat
aku saat ini tengah buntu
kerana airmataku masih belum terhenti,,,

Wednesday, 14 November 2012

DI MANA KAH KAMU




sepinya rasa hati ku
tika sendirian di dakap malam
terkenang kamu
yang sedang berbahagia di sana
hendak ku cemburui kamu
hendak ku rajuk darimu
hendak juga aku pergi jauh
sejauh mungkin dari kamu
betapa tehimpit nya lara
melibas resah dikalbuku
mahu saja aku sandarkan perasaan ku
kepada kamu
tapi tak bisa aku lontarkan
segala yang terbuku kini
kerana siapa lah aku 
bila terkenang kan ini semua
terasa terlalu kerdil nya aku
di matamu
pernahkah kamu singgah
di jendela ilusiku ini
di sinilah segalanya terluah
di sinilah tempat aku labuh kan
keluh kesah di hatiku
mengharap kamu singgah
mengharap segalanya meringankan
bebanan perasaan ku
tapi di manakah kamu
pernahkah kamu tahu ilusiku
sering bernyanyi sendu di sini
bila acapkali
aku merindui kamu