Friday, 26 October 2012

AIDILADHA 26/10/12


sekali lagi hati ku terluka
di AIDILADHA ini
kerana mu
sedih nya rasa hatiku
mengenangkan sikap kamu
terhadapku
kenapa 
aku tidak pernah membenci mu
mendendami mu
cuma rasa tersisih
dipinggirkan
dan tidak dihargai
hancur luluh hati ku
mengundang sendu yang tak tertahankan
ingin saja daku merajuk pergi
tak pernah pula ingin kamu pujuki ku
kamu tambah sakitkan hati ku
tega nya kamu sadis terhadapku
mungkin kah kali ini
aku ingin merajuk terus dari mu
meninggalkan kamu
dan terus berlalu dari hidup mu
bisa kah aku melupakan mu
dan mrnjauhi kamu
dan di AIDILADHA ini
buat sesekian kali nya
kalbu ku diulit lara
yang tak berkesudahan
seteganya kamu
menyakiti ku lagi
dan aku tetap saja menyayangimu
di segenap jiwa ragaku
tanpa sekelumit kebemcian
terhadapmu

Monday, 22 October 2012

BERSENDIRIAN LAGI


kali ini buat sesekian kalinya
aku bersendirian lagi
betol-betol kesorangan
mengharung sepi malam
ku ukirkan rasa rindu di dada
ku lakarkan impian
di setiap jengahan kamu
yang bisu 
megharap kamu menyapaku
apa yang sedang kamu fikirkan
apa yang tersimpan di benak mu
daku resah menahan kecewa
bila kamu tinggalkan
seribu persoalan tanpa jawapan
pernahkah kamu hadir
diteratak ilusiku nan ini
tahukah kamu
tersingkapnya lakaran gurindam rasaku
terpahat disini
adakah kamu tatapi
setiap yang terungkap
aku luahkan segala rasa hatiku 
tentang segalanya
yang terbuku di sini
dan ketika ini aku bersendirian lagi
mengurai sesak sendu yang terbuku
muga kamu tahu
inilah rasa hati ku saat ini


Saturday, 20 October 2012

AKU BUNTU


aku buntu di sini
perasaan ini bersarang
berserabut menghantui kalbu
ingin aku luahkan
ingin aku lontar kan
semuanya yang terpendam
tetapi tak pernah kesampain
ianya terhenti
ianya tak pernah terluahkan
ingin aku hapuskan ia
dari datang menjengahku lagi
namun ia sering datang menganggu ku
tahukah kamu
dan sakit hatiku semakin
membunuh damaiku
bila kebisuan kamu
bagai kamu tidak pernah merasa 
seperti apa yang aku alami
tidakkah kamu rasa
atau ingin meleraikan
cengkaman perasaan
yang membeku menjerut
perasaan ku
aku buntu memikirkan kamu
yang terus membisu


SEGALANYA KETENTUAN MU


alangkah indah nya
mimpi-mimpi menjadi nyata
tiada lagi rasa nestapa
tiada lagi rasa gundah gulana
nyanyian sukma penuh ceria
di ulit keindahan alam maya
kapan
saat itu akan menjegah tiba
bila kesendirian ini
di persada penantian
yang tak pernah ada akhirnya
bisakah
berpasrah lagi
dalam resah
menggulung cemas
aku rimas membilang waktu
membujuk hati
menerima ketentuan Mu tuhan
aku redha,,
apa yang aku rasa kini
segalanya ketentuan Mu
menguji ku,,


Thursday, 18 October 2012

BICARA MALAM




tika hening malam begini
tika diri di dakap sepi
tika semua penghuni alam
melebarkan hamparan mimpi-mimpi
tatkala itu jua
langkahan jemari ini
menyusun bicara
dari sekeping hati ini
yang sering saja tak pernah keruan
tiada teman untuk di luahkan
tiada teman untuk di sandarkan
segala kemelut yang bersarang
di satu sudut hati yang gersang
lalu fikiran pun sering mengembara
meredah gelap pekat malam
menggapai bulan
menggapai bintang
nun jauh berkerdipan
tak terjagkau kan dek tangan
entah kapan akan harus begini
berenang dalan resah dan kegusaran
bagai mengharap
impian yang tak pernah ada
penghujung nya
yang entah dalam genggaman,,

Saturday, 13 October 2012

SeRuLiNg QaLbUkU


sudah lama seruling qalbu ku
bernada sumbang
serak tak semerdu dulu
acapkali nya
bila terkuaknya
jendela malam
dendangan unggas jua 
turut bertautan
gemersik memecah kesepian alam
namun dikali ini
jemari-jemari ini
seakan longlai bernari
namun resah di kalbu ini
sukar untuk di ungkapkan
kerana
ianya terpendam di ceruk rasa
kapan
seruling qalbuku
benyanyi lagi
biar terlunas segunung harapan
yang belum kesampaian