Sunday, 30 March 2014
TIKA INI
tika ini tirai malam sudah lama berlabuhan
kesepian hinggap menyapa di kesendirian
melodi malam yang berputaran menjadi teman
terhimbau memory itu yang sendu memalu
terkenang pula kepada kamu,,terserlah rindu,,
namun terselak pula tentang kisah luka
yang mengguris disetiap penjuru hatiku
tetiba terhenti rindu yang singgah menyapa
pabila terkenang tamparan sadis
sebuah ungkapan keramat yang telah
engkau lontarkan,, tajam menusuki sukma,,sakit,,
jika selalunya bila terluka kan sembuh sahaja
bila rasa kasih itu syahdu dan mendalam terhadapmu
namun
kerana kecurangan kamu mempersenda
kepercayaan ku
terhadap kamu terurai
segala rasa hormatku sudah tiada
meski kemaafan bisa aku hulurkan buatmu
sudah tiada lagi kepercayaan kepada kamu
semuanya sudah tercalar,, terpadam,,
hingga sudah aku rasakan sudah tidak perlu
ada ikatan persahabatan atau persaudaraan
antara kita
dan kenangan yang singgah di tika ini
sangat mengesankan,,dengan kesakitan,,
dipermainkan,,
dan kamu,,jangan pernah mahu singgah lagi
menyapa ku,,jika satu hari
sesalan mendatangi kamu kembali
sejujurnya
tak kan terulang lagi kisah kita,,,
Subscribe to:
Posts (Atom)
