Saturday, 26 November 2011

MyTinta


seketika
menghuni di tabir malam
nan kelam
masih berbauran
bisa kah terlahirkan
bicara-bicara
di saat ini
mungkin sekadar benarian
jemari ini
mengatur abjad
rasanya tak terluah kan
cuma
meniti detik-detik yang
berputaran
membelai perasaan
meghayati melodi
dari Violon Blanc

25112011


sayang
sendirian lagi
bermenungan
mengisi ruang-ruang maya
berlamunan
berilusi
jauh di sebalik sekeping hati
bagai di renyuk-renyuk
ada sendu
ada duka 
pedih nya
yang tertanam
sesekian lama
mahu saja menjerit
mahu saja melaungkan
biar seisi alam mendengarnya
biar seisi alam tahu
diri diusik lara
sayang
pernah kah kamu peduli
pernah kamu rasa kan
segala yang tersembunyi
jauh sedalam dasar hati ini
kira nya kamu di sisi
di sini
sering saja aku menanti
mahu saja aku sandar kan
kepiluan ini
mahu aku rongkaikan
biar jiwa ku puas
melerai bebanan nya
biar terubat kepedihan ini
biar terisi kekosongan ini
sayang nya 
aku terlara lagi
selamanya
kerna kamu tidak pernah tahu
isi hatiku

Wednesday, 23 November 2011

Niea's



sayang
jika nanti singgah mu
di teratak alam
bisik kan pada bebayu 
yang berlalu
telah dikau terima
bisikan kalbu ku 
yang tersimpan 
di gobok nan usang
yang tak terhenti
sepanjang zaman
namun
lelagu kasih itu
kian bersemi selamanya
bak semarak haruman 
bebunga yang mekar berkembang
selamanya
miski antara dua nya
terasing
terpisah di dua singgahsana
yang berbeda
sayang
jangan nanti ada kesumat di dada
kerana kasih itu
terlahir iklas
biar seputih mutiara
biar sebening air di telaga
tak kan pudar selama nya
biar kita saling menghargai
kasih ilahi
yang datang menyapa
menguji hambanya
sayang
dan redha itu
pengubat seadanya
sebuah ujian
yang harus di rentasi
selagi keimanan itu
masih bersemi di dada



23112011


sebuah memorie lalu
tersingkap
indah di lipatan kenangan
tak bisa kan terulang lagi
detik yang telah pergi
dari musim ke musim
detik itu jauh berpergian
senyuman kebahgiaan itu
terpahat kini di kejauhan
tandanya kasih itu 
tetap tersemat 
menyahut salam persahabatan
meski di mamah usia,,







Sunday, 20 November 2011

20112011

bak sekumtum mawar merah nan mekar
begitu juga memorie ku nan satu
tetap segar harum
menerjah ingatan
meski sesekian waktu berlalu
memorie itu tetap segar mewarnai
dan rindu-rindu pun tetap bersemi
bersama debar degupan jantung 
berdegup resah menyapa
meski cuba untuk menyingkirkan
rindu itu tetap juga bertamu
nokhtahnya sahutan itu bertandang
mengungkap segala yang terbuku
namun seperti selalu
biarlah segalanya mekar
di jambangan kenangan
biar lah kali ini sedikit terlerai
rindu-rindu itu
meski kepuasan nya tiada

Friday, 18 November 2011

Teriakan Kalbu

Tiada lagi kan ku terdaya
Tak mungkin nadi berdenyut cinta
Kau pergi tanpa aku merela
Dan hadir saat duka

Menanti bayang muncul tiada
Setelah kau janjikan ku bahagia
Kau hilang tanpa aku menduga
Jiwa terhenti nokhtah

Teriakan kalbu merindukan jiwa
Mengapa akhir aku terpendamnya cinta
Dan kau tinggalkan hanya tinta
Mencoret nada hampa.

Tuesday, 15 November 2011

DAIRY 15112011

sejauh saujana mata memandang 
sejauh itu juga detik itu berputaran
hari kian beraleh pergi
berlarian tanpa henti
meninggal kan memorie kelmarin 
yang masih mekar bersemi
yang sering datang
menyapa mengusik dihati
meski bebanan kian terlerai
nanti kan hendak nya
sinar mentari mencurah kembali
mengganti ruang-ruang senja nan kelam
biar terus terpadam
bebayang suram yang menerjah perasaan,,