TiNtA 15122011
hening nya di tika ini
sunyi meresap di kalbu
tiba-tiba pilu menguliti
resah dan risau
dalam dakapan malam
dingin meresap segenap anggota
di pinggir jendela
hati sendu mengintai
bayangan yang di puja
hilang dari pandangan
diri bagai dipersiakan
di tinggalkan
tanpa sepatah pesanan
seruling di tasik hati
bersenandung syahdu
megharap belaian
yang bagaikan hilang
adakah akan datang
membujuk damai
hati nan kacau
mahukah dikau datang
membisik senandung
hati nan rawan
No comments:
Post a Comment